0 di keranjang

Keranjang kosong

Diskon besar di banyak kategori produk.

6 Tips dan Cara Menanam Terong Ungu Agar Berbuah Lebat dan Berkualitas

Terong merupakan salah satu nama sayuran yang  bisa dengan mudah Anda dapatkan dimana-mana. Terong sendiri banyak macamnya, salah satunya adalah terong ungu dengan warna ungu yang cantik dan bentuk yang bulat panjang. Daripada selalu membelinya di tukang sayur, ketahui yuk cara menanam terong  ungu dengan baik dan benar agar lebih puas karena memasak hasil tanaman sendiri.

Langsung saja, berikut 6 tips dan cara menanam terong ungu agar berbuah lebat dan berkualitas.

1. Memilih Bibit yang Unggul

Setelah memutuskan ingin belajar menanam terong sendiri, langkah pertama yang harus Anda lakukan sebagai cara menanam terong ungu dengan baik adalah memilih bibit yang unggul dan berkualitas. Kualitas bibit memiliki penentu yang besar kualitas panen terong Anda nantinya.

Anda bisa mendapatkan bibit terong yang unggul di berbagai toko benih sayuran terdekat. Ada beberapa ciri-ciri dan tanda bibit terong ungu bisa dikatakan unggul atau berkualitas seperti di bawah ini.

  • Benih terlihat bersih, tidak kotor dan teratur
  • Benih telah melewati proses istirahat yang cukup
  • Kondisinya bersih dan mengkilap
  • Memiliki daya kecambah atau daya untuk tumbuh yang cepat sekitar 80%
  • Ukuran, warna dan bentuk benih seragam atau tidak berbeda-beda satu sama lainnya
  • Benih tidak tercampur dengan benih berkualitas buruk seperti cacat, kosong atau tercampur dengan benih tanaman lain
  • Kadar air yang terkandung dalam benih tergolong cukup.

Jika Anda menemukan benih terong dengan memiliki ciri-ciri seperti di atas, itu berarti benih terong tersebut layak untuk Anda beli sebagai bakal menanam terong sendiri yang berkualitas.

2. Mempersiapkan Media Tanam

cara menanam sayuran terong

nasastockist.com

Tips selanjutnya cara menanam terong  ungu yang benar adalah mempersiapkan media tanamnya. Mempersiapkan media tanam dengan tepat menjadi langkah awal awal proses menanam terong ungu yang memiliki peran yang cukup signifikan, sehingga penting bagi Anda untuk mempersiapkan media tanam dengan baik dan tepat agar hasilnya juga seperti yang Anda harapkan.

Adapun ciri-ciri atau tanda media tanam yang baik adalah seperti berikut ini:

  • Gunakan tanah dengan kondisi yang gembur dan kaya akan zat organik
  • Polybag atau pot dengan ukuran sedang atau besar yang sudah diberi lubang pada bagian bawahnya
  • Menggunakan padi sekam
  • Cetok
  • Gunakan air secukupnya untuk menyiram benih.

Jika Anda menggunakan polybag ukuran sedang sudah baik, tetapi akan lebih baik lagi menggunakan polybag berukuran besar agar penyemaian dapat dilakukan dalam satu wadah. Ini menjadi solusi terbaik bagi Anda yang memiliki lahan luas untuk menyemai benih terong ungu.

3. Penyemaian Dilakukan di Polybag

Jika cara menanam terong pertama dan kedua sudah Anda penuhi, selanjutnya adalah melakukan penyemaian pada pot atau polybag. Penyemaian bisa Anda lakukan dengan mengikuti langkah seperti di bawah ini:

  • Rendam benih terong di dalam air dengan suhu hangat-hangat kuku kurang lebih selama 15 menit
  • Sembari menunggu waktu, manfaatkan untuk mencampur tanah dan padi sekam menggunakan perbandingan 1:1 ke dalam polybag atau pot
  • Buat lubang-lubang kecil dengan jarak minimal 1 cm
  • Letakkan biji terong ungu pada lubang-lubang yang sudah dibuat
  • Tutup benih tersebut menggunakan sisa campuran padi sekam dan tanah dengan takaran yang pas
  • Padatkan tanah dengan menepuknya secara perlahan
  • Siram dengan air atau hanya memercikannya secara perlahan
  • Lakukan secara teratur pagi dan sore hari
  • Letakkan pada tempat yang mudah terkena sinar matahari
  • Tunggu sampai bibit terong ungu berkecambah sekitar satu bulan.

4. Pemindahan Bibit Terong Ungu

Setelah bibit mulai berkecambah, cara menanam terong langkah selanjutnya adalah memindahkan bibit terong yang akan ditanam. Maksudnya, bibit sudah siap untuk dipindahkan ke media tanam yang lebih besar dan luas. Bibit terong ungu yang sudah siap dipindahkan biasanya ditandai dengan sudah munculnya 4 helai daun.

5. Pemeliharaan Tanaman Terong

Tips dan cara menanam terong yang kelima adalah cara pemeliharaan tanaman terong yang baik dan benar. Tahap ini menjadi penentu hasil yang akan Anda dapatkan nantinya, apakah mendapatkan panen terong ungu berkualitas ataukah mengalami gagal panen. Untuk mendapatkan hasil panen yang memuaskan, ada beberapa tips yang harus Anda ketahui pada tahap pemeliharaan ini.

  • Menyiramnya dengan teratur yaitu pagi dan sore hari
  • Lakukan pemupukan susulan. Sebaiknya Anda menggunakan pupuk organik saja
  • Rutin memeriksa kondisi daunnya, jika ditemukan ada daun yang rusak atau berpenyakit, segeralah untuk mengambil atau memotongnya
  • Cabul gulma atau rumput pengganggu di sekitar tanaman
  • Pasang dan ikatkan bambu pada tanaman terong sebagai penyangga.

6. Proses Panen

cara menanam terong

vistapointe.net

Langkah terakhir cara menanam terong adalah proses panennya. Jika proses dari langkah awal penanaman sudah dilakukan dengan baik dan benar, niscaya Anda akan mendapatkan hasil panen terong ungu yang lebat dan berkualitas. Tetapi tetap tidak terlepas dari kondisi cuaca dan lingkungan sekitar. Terong yang siap dipanen biasanya berumur tiga bulan.

Jika beberapa fase ini sudah Anda lewati, maka waktunya mempersiapkan diri untuk memanennya. Ada beberapa tips dan langkah dalam melakukan proses pemanenan yang perlu Anda tahu.

  • Pilih waktu terbaik memanen yaitu pagi atau sore hari
  • Petik terong menggunakan tangan atau dengan gunting dan pisau
  • Petik terong hingga ke tangkainya
  • Anda bisa memanen terong ungu pada tanaman yang sama selama tiga hingga tujuh hari sekali.

Itulah beberapa tips dan cara menanam terong ungu yang baik dan benar agar mendapatkan hasil panen yang lebat dan berkualitas. Memasak sayur terong hasil menanam sendiri pasti akan lebih memuaskan daripada membelinya di pasar dan penjual sayur kan? Semoga bermanfaat!